Sosialisasi Teknologi Hybrid Dosen FIP


SOSIALISASI TEKNOLOGI HYBRID
UNTUK PERLUASAN AKSES TERHADAP PUSAT DAN SUMBER BELAJAR
BERMEDIASI VIDEO TELECONFERENCE
Oleh
Gde Putu Arya Oka *
Video conference bukanlah no incedential learning atau penyelenggaran video
conference untuk memperoleh, memperkaya gagasan, informasi, sikap dan nilai dimana
kedua belah pihak yang memberi dan menerima tidak merencanakan secara sengaja
dan bertujuan. Tetapi malah sebaliknya, Video conference diselenggarakan dengan
persiapan matang dan sungguh-sungguh. Video conference adalah salah bentuk sistim
penyampian pembelajaran yang berbasis elektronik. Teknologi video conference
(vicon) mulai diperkenalkan dalam sesi pelatihan atau tatap muka yang dapat
dilaksanakan dalam kondisi geografis yang berbeda. Kondisi ini meliputi jarak, waktu
dan dimensi yang berbeda. Vicon telah dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir ini
untuk memfasilitasi proses pembelajaran yang dalam beberapa hal cukup efektif untuk
dilaksanakan. Kalau dpertimbangkan dari segi waktu dan biaya, penyelenggaran vicon
masih memberikan efesiensi yang dapat dipertanggung jawabkan. Pencapaian yang
luar biasa pada teknologi komunikasi, jaringan dan computer, dan upaya
penyelenggaran tatap muka jarak jauh dapat terlaksana dengan baik pada program
Indonesian Higher Educational Network (INHERENT) Direktorat Pendidikan Tinggi,
Depdiknas.
Keyword : video conference, video, conference, teleclassroom, long distance,
e-learning.
I. PENDAHULUAN
Fungsi, peran dan kedudukan pusat dan sumber belajar dalam pembalajaran sampai saat ini
menjadi topik sentral dalam pembelajaran. Pusat dan sumber belajar bukan saja menjadi
gerbang utama dalam pembelajaran selain kurikulum, juga menjadi salah satu dari sekian
komponen dalam pembalajaran yang menentukan kompetensi lulusan. Berbicara kompetensi
tentulah tidak sesedarhana kata tersebut. Kompetensi harus dibangun melalui suatu proses
yang terintegrasi. Sebuah proses yang terintegrasi sudah pasti suatu rangkaian dari sistem
yang sistematis. Rangkaian yang melibatkan seluruh komponen pembelajaran, rupanya sangat
terpengaruh oleh upaya-upaya yang kreatif, inovatif yang dilandasi motivasi yang tidak saja
harus besar, namun konsisten dan tidak meluntur ditengah perjalanan.
Salah satu yang komponen yang kami kira cukup berpengaurh dalam proses pembelajaran
dimasa mendatang adalah teknologi jaringan komputer ( computer networking). Banyak sudah
model pembelajaran yang menggunakan strategi dan teknik berbasis jaringan komputer.
Jaringan ini pada awalnya hanya berkembang pada unit penelitian di universitas di Amerika.

download materi :sosialisasi teknologi Hybrid

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: