Mendiknas bicara Teknologi Pendidikan

12 12 2009

Seminar Nasional TP

Jakarta, Departemen Pendidikan Nasional menyelenggarakan Seminar Nasional Teknologi Pendidikan dengan tema…

“Peran Teknologi Pendidikan Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan  Nasional”

yang dilaksanakan mulai 18-20 November 2009 bertempat di gedung D lantai 3, Departemen Pendidikan Nasional, Senayan, Jakarta. Acara ini dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh pada Rabu, (18/11).

Seminar nasional diselenggarakan atas kerjasama antara Ikatan Pengembang Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI) dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Universitas Terbuka (UT), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), SEAMOLEC, Pustekkom, dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Seminar ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan, pandangan, gagasan, dan pengalaman tentang pendidikan nasional termasuk pemanfaatan metode, sumber, media dan sistem pembelajaran dari para pakar di bidangnya.

Dalam sambutannya, Mendiknas mengajak untuk terus menerus mengembangkan teknologi pendidikan untuk menjawab persoalan ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitas pendidikan. “Dengan teknologi pendidikan maka persoalan ketersediaan bisa dikurangi sebagian, demikian juga (persoalan) keterjangkauan,” tambah Mendiknas.

Mendiknas juga menyebutkan bahwa teknologi pendidikan memiliki tiga peran penting. Pertama, kata Mendiknas, teknologi pendidikan berperan sebagai pendukung proses pendidikan. Kedua, teknologi pendidikan berperan sebagai penggerak.

Peran ketiga, kata Mendiknas, teknologi pendidikan dijadikan sebagai pemungkin. “Kita harapkan teknologi pendidikan bisa berperan sebagai pemungkin atau enabler. Segala macam yang tidak mungkin jadi mungkin,” katanya.

Dalam acara yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Fasli Jalal mengatakan, dengan teknologi pendidikan, peluang untuk mendapatkan akses yang lebih luas bagi semua anak bangsa dan pemangku pendidikan makin meningkat. “Jadi diperlukan kesabaran terus menerus untuk mensosialisasikan, mendampingi, dan memudahkan mereka di dalam mengakses teknologi ini termasuk kemampuan kita untuk mengembangkan konten,” katanya.

Fasli menyampaikan, dari sisi kebijakan, pemerintah berkomitmen penuh untuk memanfaatkan, meninternalisasikan , dan membudayakan pemakaian teknologi pendidikan di berbagai jenis dan jalur pendidikan yang sesuai. “Kita berharap, semua sekolah terhubung dengan internet serta anak-anak bisa belajar dengan menyenangkan,” katanya. (AND) -Sidiknas-

sumber : http://www.diknas.go.id/headline.php?id=1288

Iklan