Menanti Keputusan Menpan tentang JFPTP

23 03 2009

Jakarta, 22 Desember 2008. BKN sepakat merekomendasikan jabatan fungsional pengembang TP untuk ditetapkan oleh Menpan, demikian kesimpulan rapat yang dilaksanakan di BKN Hari Senin, 22 Desember 2008. Rapat tersebut dihadiri oleh pihak Depdiknas dan Pustekkom sebagai pengusul jabatan fungsional dimaksud. Dengan demikian suatu kemajuan berarti telah dicapai menuju lahirnya jabatan fungsional pengembang TP. Jabatan tersebut telah lama dinantikan oleh teman-teman yang kerkecimpung di bidang pengembangan media, sumber belajar dan pemanfaatan ICT untuk pendidikan. Para profesional yang selama ini menekuni bidang teknologi pendidikan boleh berharap dan merasa sedikit lega dengan khabar ini. Berarti tinggal satu tahap lagi maka lahirnya jabatan fungsional yang diidamkan oleh praktisi Teknologi Pendidikan. Tahap tersebut adalah terbitnya keputusan Menpan yang menetapkan jabatan fungsional pengembang TP.

Proses pembahasan jabatan fungsional tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun. Mulai dari pembahasan di tingkat internal Pustekkom, Depdiknas, sampai pada pembahasan bersama BKN dan Menpan.

Sambil menunggu terbitnya keputusan Menpan, selanjutnya pihak BKN berharap agar Depdiknas selaku instansi pembina mempersiapkan segala sesuatunya sebagai tindak lanjut. Kegiatan-kegiatan penyusunan Juklak, Juknis, Penyusunan Surat Keputusan Bersama (SKB), sosialisasi dan diklat harus diagendakan pada tahun 2009.

sumber : http://purwanto.web.id/?p=30

——————————————————————————————

Permendiknas No. 8 dan Posisi Tamatan TP

Terbitnya Pemendiknas no 8 tahun 2009 tentang PPG, membuat arah kebijakan pendidikan di LPTK akan berubah secara drastis. Perubahan ini terutama pada revisi kurikulum untuk menghasilkan kompetensi lulusan yang tepat sesuai kebutuhan dunia kerja. Lahirnya  permendiknas  ini setidaknya berimplikasi pada :

1. Penataan Prodi di LPTK

2. Revisi  dan revitalisasi kurikulum

3. Penatajaman Visi dan Misi Lembaga dan Jurusan

4. Penatajaman kompetensi Lulusan

Oleh karena itu khususnya Undiksha , terlebih TP kehadiran Permendiknas no 8 tahun 2009 ini, sudah mulai menggarap dengan serius 4 point diatas.

Kebimbangan lulusan TP nantinya entah dipakai dimana, setidaknya dengan permendiknas  no 8 tahun ini sudah ada pemetaan yang cukup jelas, walaupun masih ada pertanyaan. Apakah permendiknas ini nantinya tidak direvisi lagi, seiring dengan pergantian pemerintah yang baru?

Hal penting bagi lulusan TP adalah ;

1.Bagi lulusan TP yang sudah tamat (setelah diwisuda)  yang ingin berprofesi sebagai guru haruslah melalui jalur  PPG ( Baca Permendiknas No. 8 tahun 2009 dan permendiknas No 10 Tahun 2009 ), dalam semiloka yang diadakan di Undiksha tanggal 13 dan 14 maret 2009  seperti yang diutarakan oleh Prof. Dantes, lahirnya pemerndiknas ini akan meniadakan Akta mengajar yang selama ini diperoleh.  Pertanyaannya bagi mahasiswa yang sudah tamat dengan akta mengajar dan belum menjadi PNS, akan otomatis kena dengan peraturan Baru ini.

2. bagi lulusan TP yang tidak ingin berprofesi guru, maka bisa diangkat menjadi PNS dengan jabatan fungsional Pengembang Teknolog Pembelajaran ( lihat tulisan DR. Puwanto ditas)

3. Dengan demikian, wacana PPG masih sedang hangat dibahas di LPTK. Oleh karena itu bagi tamatan TP lebih banyaklah berdiskusi dengan jurusan agar memperoleh berita yang benar.

4. Lalu tamatan TP akan diangkat dimana? atas pertanyaan ini sudah jelas bahwa tamatan TP bisa jadi guru setelah melalui PPG dan JFPTP.

semoga info ini ada manfaatnya

admin |


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: