CPNS Tamatan Teknologi Pendidikan

27 11 2008

Info : sumber teknologi pendidikan dot net

Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran: Bagaimana Perkembangannya?

Pustekkom tampaknya tidak pernah lelah atau letih sekalipun mungkin kadangkala terusik juga dengan perasaan jemu untuk meneruskan penggarapan Jabatan fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran (JF-PTP). Proses pengusulan JF-PTP ini sudah dirintis semenjak Kepala Pustekkom yang pertama, yaitu Prof. Dr. Yusufhadi Miarso. Mungkin ada juga benarnya pepatah yang mengatakan “slow but sure”. Proses pengusulan JF=PTP ini tampaknya membutuhkann kesabaran dan keuletan untuk memperjuangkannya sampai mencapai keberhasilan.

Walaupun mungkin tidak terlalu terdengar gaungnya tetapi tim yang menangani JF-PTP ini di Pustekkom khususnya dan di lingkungan Depdiknas pada umumnya terus melakukan berbagai upaya untuk dapat diterima dan disetujuinya JF-PTP. Suatu perkembangan yang perlu dibagi melalui informasi ini adalah bahwa beberapa langkah yang mengarah pada proses penetapan Peraturan Menpan dan Peraturan bersama Mendiknas dengan Kepala BKN telah dilakukan.

Validasi terhadap hasil uji petik beban kerja JF=PTP (Tabel I sd. Tabel V) telah selesai dibahas bersama antara tim Depdiknas, Kantor Menpan, dan BKN. Dari hasil validasi ini dapatlah diketahui apakah seseorang yang memangku JF-PTP dapat naik pangkat paling lambat 4 tahun atau secepat-cepatnya dalam kurun waktu 2 tahun. Inilah salah satu hal yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan bersama dengan tim Kantor Menpan dan BKN pada hsri Jum’at, 12 September 3008.

Di dalam pertemuan tersebut juga telah diperoleh tim JF-PTP Pustekkom beberapa masukan terhadap penyempurnaan dokumen tentang konsep atau draft Peraturan Menpan yang dilampiri dengan uraian tentang kegiatan utama, penunjang dan angka kredit JF-PTP. Masukan ini akan digunakan untuk menyempurnakan konsep atau draft Peraturan Menpan yang pembahasannya akan dilakukan pada hari Senin, tanggal 22 September 2008. Sedangkan konsep tentang Peraturan Bersama Mendiknas dengan Kepala BKN akan menjadi agenda pembahasan yang berikutnya.

Akhirnya, adalah menjadi harapan kita bersama agar semua dokumen yang diperlukan untuk penetapan JF-PTP dapat diselesaikan pada tahun 2008 ini. Demikian juga dengan kegiatan menyosialisasikannya, baik melalui berbagai pertemuan, secara tertulis (media cetak), media elektronik maupun media jaringan.

SAYA TERKEJUT !!!

Saya terkejut mengetahui Kesempatan Sarjana / Lulusan Teknologi Pendidikan tahun ini.
Saya mencatat banyak sekali Departemen?badan/Dinas yang membuka kesempatan.
1. Lowongan Dosen hampir di semua Perguruan Tinggi Pendidikan (UNESA,UNES,UPI,UNY,UNJ,dll).
2. Sekretariat Jendral Direktorat Pendidikan Tinggi http://www.depdiknas.go.id/
3. Dinas Pekerjaan Umum
4. Badan Pertanahan Nasional
5. Badan Narkotika Nasional
6. Pustekkom Depdiknas
7. Departemen Dalam Negeri
8. Departemen Perdagangan dan Industri
9. dll.
Kebanyakan akan ditempatkan di Bidang Pendidikan dan Pelatihan (diklat).
Apabila kita analisis memang di semua Departemen/Badan/Dinas memeiliki Badan Diklat, dan ini diformasikan untuk jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan. Belum lagi lembaga-lembaga swasta.
Kabar baik ini akan semakin baik jika PP JFPTP (Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran) sudah disahkan Pemerintah, rencanyanya 2009. Maka Lulusan Teknologi Pendidikan akan dibutuhkan di semua Sekolah Negeri/swasta mulai SD-SMA.
Akankah kita bisa menjawab tantangan ini?
Salam Sukses Teknologi Pendidikan!

apa kata teman-teman TP se Indonesia :

kiranya database ikatan alumni ini disosialisasikan terutama untuk mengembangkan aktualisasi para lulusannya baik dilingkungan pendidikan maupun non pendidikan
salam
Wahyudin. S (lulusan TP UPi tahun 1994)
worldbank

bravo Teknologi pendidikan..
Semoga para alumininya semakin populis dikalangan pemerintah maupun seluruh lembaga di Republik Indonesia. Karena kehadirannya sangat dibutuhkan dalam memajukan dunia pendidikan.

salam Sukses
Susanto (alumni TP’99 UNY) tinggal di Lampung

Saya sarankan teman2 TP sudah tidak lagi berfikir dan berkutat untuk mengaktualisasikan kemampuannya dalam jalur formal saja seperti sekolah, apalagi untuk jadi PNS. tetapi di luar jalur itu, karena masih banyak peluang yang dapat dilakukan oleh lulusannya. Misalnya di dunia profesional konsultan atau perusahaan, penulis, creator, motivator, aktivis pendidikan, NGO lokal atau internasional, bahkan mengembangkan model-model pendidikan alternatif yang justru dapat menyerap tenaga kerja.

Kita sendiri yang merubah orientasi kita bukan orang lain
sukses


Aksi

Information

44 responses

12 12 2008
MARGO SETYO

saya sangat setuju

13 01 2009
ross

berita ini harus disosialisasikan kepada semua mahasiswa TP di seluruh Indonesia mengingat beberapa pertanyaan dari rekan-rekan di tingkat mahasiswa yang mengalami kebingungan setelah lulus mau kemana,semoga ditahun ini (2009,red) juga ada banyak tempat yang membuka tawaran bagi mahasiswa TP dan semoga perjuangan anda untuk mendapat pengesahan dari pemerintah lebih mudah dan lebih cepat,aminnn

29 10 2009
didik Firmansyah, S.Pd

rosida engken kabareeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee

3 11 2009
PUTU

semoga melalui seminar nasional yang di gelar TP undiksha ini tidak memberi “HARAPAN” tapi “KEPASTIAN” kepada kita tentang peluang kerja serta kemana semestinya arah TP saat ini.
sebab peluang menjadi guru TIK pupus sudah bagi kami
SEMOGA di tahun 2009 menjelang 2010 terkabulkan dan SUKSES SELALU BUAT TP

15 01 2009
undikshatp

Tanggal 13 Januari 2009 Rombongan TP Undiksha Juga bertandang ke Pustekkom, dan menurut info dari Bapak Waldopo, Kasi Tekologi Pembelajaran, bahwa Jabatan Fungsional TP sudah disetujui BKN, artinya sebentar lagi akan ada formatur, semoga.

22 01 2009
IKATAN SARJANA TEKNOLOGI PENDIDIKAN INDONESIA

Salam Sukses Teknologi Pendidikan
dan Seluruh Sahabat TP di Undiksha!

Isi dari website ini sangat bagus, untuk menambah nilai kami berharap Semua yang dimuat di website ini disertakan sumber pengambilannya. Seperti SAYA TERKEJUT dan beberapa Komentar adalah diambil dari IKATAN SARJANA TEKNOLOGI PENDIDIKAN INDONESIA.

Kita memang harus saling bahu membahu.
Songsong Masa Depan Cerah Teknologi Pendidikan!

admin|
sumber komentar kami camtumkan sumbernya dibawah, untuk merujuk sumber aslinya !trim telah berkunjung ke weblog kami

28 01 2009
undikshatp

Trim bapak atas komentarnya, memang saya lupa mencamtumkan link sumber, perbaikan telah dilakukan. Sekalilagi kerjasama mohon dijalin dengan awal ditemukannya weblog ini, sukes pak

Oka | admin

14 10 2009
mahanani

wew . . .
senengnya baca berita ini sampe mrinding.
sumpa . . .
muga harapa ku selama ini lekas terpenuhi . . .
amin

29 10 2009
didik Firmansyah, S.Pd

gw cuman pengen bilang ma temen2 teknologi pendidikan tetap semangat, semoga aja dengan di gelarnya seminar nasional refitalisasi dan prosfek TP ke depan akan semakin Jelas, SUKSES

29 10 2009
didik Firmansyah, S.Pd

duhhhhhhhhhhhh tuhan kemana lagi arah kaki setelah 4,5 tahun menggeluti bangku kuliah hingga saat ini masih belum ada lowongan, tempat yang nyata bagi jurusan TP seperti jurusan-jurusan yang lain,,,,,,,,,kami mohon para pemegang kebijakan mohon perhatikan kami, suksesssssssssssss

17 11 2009
TPers

sbagai insan tuhan janganlah memohon pada tuhan karna beliau udah lelah mengurusi anda dari anda masih dalam janin hingga berumur seperti sekarang ini tapi memohonlah anda pada yang membukakan anda pintu ketika anda pertama kali masuk di jurusan TP ok!!!!!!!!!!!

3 11 2009
IDA

ha ha…….. tidak ada yang dimakan…….. kasian deh bapak……

5 11 2009
@gung

comentnya bgus2..semua ada benarnya jg..tp kita sbg mahsswa ato alumni TP janganlah terlalu mencela almamater ndiri..smua pasti ada jalannya asal kita mau berusaha saja!!!

10 11 2009
deksu

Alumni TP, harap sabar. Tunggu realisasi kep.Menpan 2009 untuk lowongan cpns!!! Salam manis buat semua alumni and dosennya pula. Buat Pak A A Gd Agung, M.Pd…. BRAFO…..

10 11 2009
deksu

TP undiksha akan tetap berjaya jika tetap semangat, untuk mencapai merdeka. karna sekali merdka tetap merdeka…. Angkatan tahun 2003 yuk buat bisnis baru ???

20 11 2009
kadek suartama

bagi yg sudah sarjana TP (yg mungkin waktu kuliah dulu kerjaannya memancing sj) yg masih bingung dan kecewa, ne sy berikan kuliah lg, gratis…..

Materi: Pekerjaan Seorang Teknolog Pembelajaran/Pendidikan
1. Menguasai konsep dalam merancang, mengelola, dan menilai kegiatan dalam berbagai kawasan TP
2. Bertindak aktif dalam pengembangan bidang TP sebagai teori dan praktek
3. Merumuskan penyelesaian masalah belajar dan pembelajaran dengan pendekatan TP
4. Meningkatkan pelayanan profesi TP melalui penelitian dan pengembangan
5. Mengelola lembaga pengembang sumber belajar

dari penjelasan di atas, alumni TP seyogyanya tidak seperti orang yang memakai kaca mata kuda, hanya berpikir satu dan sempit (hanya pengin jd guru).
mengenai misi TP yg dulu salah satunya mencetak guru TIK, pada saat itu memang relevan, nah yang perlu disadari sesuatu itu cepat berubah apalagi di jaman post modern sekarang ini, alumni TP seyogyanya pleksibel dan tidak kaku

ne ada informasi tambahan: kalau kreatif mencari informasi, ne sy searching di internet ada 13 pemkab pulau jawa dan sumatra yg membuka formasi cpns untuk TP, dengan bidang-bidang yg sesuai seperti pd SK Menpan ttg JFPTP (bukan guru), untuk di bali seyogyanya alumni membantu jurusan untuk menyampaikan dan mensosialisaikan hal ini, sy yakin pasti bisa untuk tahun depan
nah kalau ada niat dari alumni untuk memasukkan Jur TP ke media masa dan membubarkan Jur TP, sy hanya bisa berdoa, ya Tuhan sadarkanlah orang (alumni) ini, atau kalau tidak semoga orang ini bisa diterima disisiNya

18 12 2009
eka

pak kdek nyindir sapa to yang kerjanya mancing aja???
Saya pak???? hehehehehehehehehe

29 12 2009
ida slamet (TPundiksha)

nah eka nak mula saje care to……….. wakakakakakakak……….

9 01 2010
sukerta

mkspak kd ats msukanna tp yang sya cri adlh menjdi seorng PNS, klo bukan guru itu tdk mslah buat saya yng jls sya bsa menjdi PNS. Itu sja Tolong dibantu inforsina pak…….

Mks…………

21 11 2009
simatupang

ya betul apa yang dikatakan wayan kami mahasiswa padang jurusan Kurtekdik juga mengalami masalah yang sama, berati smua TP sama aja ya…ha…ha…ha…..

6 12 2009
I Made Budana, S.Pd

tolong sosialisasikan hasil rapat jurusan, yang telah di selenggarakan (katanya)

7 12 2009
undikshatp

SAYA SANGAT BERSEDIH,HARU, KECEWA DAN JUGA MARAH DENGAN SEGALA PANDANGAN, MASUKAN SAUDARA-SAUDARAKU ALIMNI TP TERUTAMANYA ALUMNI TP UINDIKSA? kENAPA BEGITU, KARENA KALIAN BETAPA SEMPIT,DAN ERDILNYA PEMIKIRAN ANDA ITU TENTANG SUATU PEKERJAAN. PEKERJAAN ITU BUKAN HANYA SEBAGAII PEGAWAI NEGERI SAJA BISA DISEBUT SBG SUATU LAPANGAN PEKERJAAN, BANYAK JENIS PEKERJAAN LAIN SELAIN PNS DPT DIJADIKAN SEBAGAI LAPANGAN PEKERJAAN, CONTOH MENJADI PENYIAR RADIO, TUKANG SABLON, POTOGARAFER, MEMBUAT CD PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA DLL ITU SEMUA BISA DIJADIKAN SEBG SUMBER PENGHIDUPAN, COBA ANDA PIKIRKAN BAIK-BAIK DAN CAMKAN BETUL-BETUL MANA PERNAH ADA LEMBAGA PENDIDIKAN TINGGI SEPERTI JURUSAN TP MENJANJIKAN LAPANGAN PEKERJAAN, PALIN G ITU HANYA PENGARAHAN HARAPAN SESUAI DG VISI DAN MISI JURUSAN, MASALAH DPT DITERIMA JADI PNS ADALAH MASALAH PELUANG, KREATIVITAS, KARMA DAN NASIB. kALAU PUN ADA FORMASI PENGANGKATAN CPNS DARI TAMATAN TP, TAPI KALAU ANDA TDK ADA PELUANG, TDK ADA KARMA DAN NASIB, LEBIH-LEBIH ANDA TDK KREATIF, PASTI SELAMANYA ANDA JADI PENGANGGUR. JADI SEKALI LAGI SAYA SARANKAN KEPADA ANDA COBALAH BELAJAR BERFIKIR REALISTIK JANGAN HANYA BISA MENYALAHKAN ORANGLAIN YG KEBETULAN KARMANYA LEBIH BAIK DARI ANDA. CONTOH SUPANDE KENAPA KOK BISA DITERIMA JADI GURU TIK, NAH ITU ARTINYA MEREKA KREATIF MENCARI LOWONGAN PEKERJAAN, DAN KEBETULAN MEREKA LAGI NASIB DAN KARMANYA LAGI BERPIHAK KEPADANYA. SAYA SARANKAN KEPADA ANDA BERSABAR DAN SAMBIL BERDOA SMG KALIAN DIBERKAHI PEKERJAAN YG SESUAI DG KEINGINAN ANDA HARAS (KALAU MAU PASTI BISA/FALSAFAH ORANG JEMBRANA) KAJUR TP

18 12 2009
joni

pak masa sih SPd jadi tukang sablon??? aya2 wae bapak ne….. wkwkwkwk
SEMANGAT pak

8 12 2009
I Made Budana, S.Pd

Perlu di catat kajur TP, alumni tidak pernah menuntut supaya bisa jadi PNS semua. Persoalannya yang perlu bapak ketahui adalah: mengapa hanya jurusan TP saja yang tidak bisa melamar CPNS (tidak ada formasinya)??? Kami hanya ingin posisi kami disamakan dengan jurusan lain, seperti matematika, biologi, PKn dsb disaat ada bukaan CPNS status kami sama, bisa melamar walau belum tentu lulus. Dulu kami kuliah sama-sama di undiksha, sama-sama bayar SPP , sama-sama gelar S.Pd, sama-sama punya akta IV dsb, kenapa mereka bisa melamar sedang kami tidak??? Bukan pikiran kami yang sempit, tapi kami mau supaya hak kami setelah tamat sama (bisa melamar CPNS). Itu yang perlu jurusan pikirkan. Tidak hanya untuk kami, tetapi semua mahasiswa TP yang masih aktif juga. terimakasih

10 12 2009
I Made Budana, S.Pd

Saya I Made Budana, S.Pd alumni Teknologi pendidikan tahun 2004 dengan sadar dan dari relung hati yang paling dalam memohon maaf kepada Civitas Akademika Undiksha Singaraja khususnya Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Teknologi Pendidikan (Kejur, Staff Dosen, mahasiswa, pegawai) atas kesalahan dan kekeliruan yang telah saya lakukan berkaitan dengan komentar-komentar yang sudah saya tulis pada Blog ini. atas kekeliruan-kekeliruan yang telah saya lakukan sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Bapak/ibu Dosen, kejur, alumni dan mahasiswa TP sekali lagi saya mohon kerelaan dan keiklasannya untuk memaafkan saya.

Ucapan terimakasih saya sampaikan kepada Kejur, semua dosen dan pegawai Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Teknologi Pendidikan yang masih memberi kesempatan kepada saya dan menyadarkan saya akan kesalahan-kesalahan saya.

Demikian permohonan maaf saya, semoga Tuhan selalu memberi ketenangan dan sinar suciNya pada kita semua.

Kepada alumni lain yang juga pernah menulis komentar yang kurang pantas, saya mengharapkan kerelaan hatinya hadir ke Jurusan untuk minta maaf.

10 12 2009
N. Tresna Wijaya

Jurusan TP sebaiknya menanggapi komentar-komentar dengan positif thingking, kenapa ???. Jeritan alumni yang belum bisa makan secara layak sama seperti alumni yang lain yang bisa pns merupakan sesuatu yang sangat manusiawi. Jeritan itu jeritan anak anda bukan siapa-siapa, kalau itu dipolisikan ???? Sungguh sangat tidak dewasa, sungguh sangat tidak elok. Walaupun saat ini lagi trend pelaporan pencemaran nama baik tapi dilingkup pendidikan janganlah ikut-ikutan seperti itu. Carilah solusi, berikanlah gambaran, buatlah sosialisasi yang benar tentang jur TP, jangan hanya iming-iming, lihatlah fakta di lapangan agar tidak dinilai menyesatkan dikemudian hari. Dengan kasus-kasus atau komentar yang beredar saat ini mudah-mudahan calon mahasiswa dan orang tua bisa lebih cerdas memilih nanti apakah memilih TP atau S1 TIK jika memang ingin mengajar TIK di sekolah. Karena perlu diketahui kapling garapan TIK di sekolah memang jadi rebutan antara dua jurusan itu. Lalu siapa yang lebih berhak????. Ada juga kasus guru SD yang melanjutkan S1 di jur TP, lalu setelah sertifikasi tidak mendapat jam mengajar karena juga rebutan dengan jurusan BK. Apa solusinya ??? Siapa yang salah ????. Tentu saja komentar yang akan muncul bisa ditebak. Yang sudah bisa makan akan berkomentar positif, tapi yang masih kelaparan akan berkomentar negatif. Semoga ada win-win solution. Bukan hanya memikirkan perut sendiri. Terima kasih. Hidup dunia pendidikan yang baru saja menggeliat dengan alokasi dana APBN 20%. Horasssss

10 12 2009
undikshatp

trim komentarnya.Pak

Kami tidak mengembangkan budaya dan kecendrungan ikut-ikutan. Apa bapak tahu apa yang terjadi? apakah bapak tahu fakta yang sebenarnya. Pikiran bahwa semua diselesaikan dengan sangat elok, jauh sebelumnya sudah ada sejak tahun-tahun sebelumnya, ketika anak-anak TP diluluskan. Jurusan selalu mengedepankan musyawarah. Tindakan diambil adalah tindakan dari sebuah proses. Kalaupun anak-anak kami curhat dengan orang tua didalam rumah yang hanya kami yang merasakan, tentunya ini tidak sampai terjadi. Berulang kali, pada setiap kesempatan, manakala jurusan harus bisa menghantarkan anak-anaknya untuk bisa diterima dalam pekerjaan apapun sangatlah berat. kami tidak melihat apa yang kami lakukan sebagai suatu hal yang keburu-buru, tidak Pak ! kami dua tahun menahan nafas akan kondisi ini. Sampai akhirnya keputusan menpan bisa sekedar melepas dahaga, untuk sementara ini. Kami tahu kita sama-sama berjuang, namun dalam perjuangan itu kita tidak sendiri. Dan yang kita hadapai adalah adanya deregulasi yang memberikan jalan agar tamatan TP bisa masuk dalam jatah formasi PNS. Itu aja. Dan masalah deregulasi tentunya bukan kami yang berwenang ! Bapak bisa bantu kami untuk memperjuangkan dua peraturan TP yang belum di sign oleh pemerintah. Agar-agar kami tidak seakan-akan mementingkan diri-sendiri. Kami dengan senang hati jikalu bapak bisa membantu TP diindonesia untuk memperjuangkan deregulasi agar anak-anak bisa dapat jatah.

sekali lagi trim atas komentarnya.
admin- Gde Putu Arya Oka

10 12 2009
undikshatp

muantap pak kadek !
Salam SCTP
s = semua
c = cinta
T = teknologi
p = pendidikan

11 12 2009
putu dogen

sembah sungkem bwt pak kadek suartama yang ada adenan dibibir, sy mnt tolong janga memperkeruh situasi dengan mengatakan : ” sarjana TP (yg mungkin waktu kuliah dulu kerjaannya memancing sj)” dst…. anda juga sebagai dosen TP juga jangan terus menginjak-in jak kami baru teman kami dapat masalah !!!!!!!!!!!!!!!!!!!

11 12 2009
undikshatp

yang dikatakan pak kadek dimaknai sebagai “sinyalemen keseriusan saja” bukan substansi mancing !

11 12 2009
muliarthawayan

kesalahan utama manusia ada 2 :
1. Berpikir tetapi tidak bertindak,
2. Bertindak tapi tidak berpikir…

11 12 2009
adek

hidup tpers,,,,,
yang berlalu biarlah berlalu…
mari kita songsong ke depan demi kemajuan TP,,,

adek yakin TP undiksha pasti akan perlahan-lahan bakit,,…
tapi ini semua perlu kerjasama yang baik antara kita dr mahasiswa, dosen, maupun alumni serta stakeholder yg akan mendukung kemajuan TP.,….

bukan saatna untuk mengeluh atau protes2 lagi,,,

tp sekarang saatna kita bersama2 berfikir untuk mencari solusi dari semua ini dan mempersatukan misi dan visi kita,,,,

ingat kesuksesan bukan dr orang lain tapi dari kemauan dan usaha kita sendiri,,,,

TPERSS ayo hiduuuppppp…..

ingat TP tidak Harus PNS….
tapi dengan skill yg sudah kita dapatkan slama pendidikan…

saya yakin….
instansi manapun pasti mau menerima kita dan membanggakan jurusan kita….

love edutech 4ever,,,,,,,

11 12 2009
N. Tresna Wijaya

Kalau dibilang banyak tau fakta di TP sih tidak, tapi syukurlah TP sendiri telah menyadari kalau salah satu misi yang dulu yaitu mencetak guru TIK masih diingat sehingga harus diakui pula misi itulah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi TP karena saya termasuk orang yang menyarankan sanak saudara kuliah di TP, nama mahasiswanya ndah usah sy sebutkan disini biar tidak jd beban bg mhs bersangkutan (ini asli bukan membuat-buat sehingga itulah yang membuat saya berkomentar disini, mohon dimaklumi. Saya bukannya ikut-ikutan nimbrung dalam pro dan kontra dan mungkin malah menambah kisruh saja, tidak sama sekali bukan itu maksudnya, saya cinta dunia pendidikan karena sy jg praktisi dlm pendidikan dan sy hidup cukup bahagia karena dunia pendidikan)

Perlu diingat pula bahwa konsentrasi TIK di TP hampir bersamaan dengan mata pelajaran baru TIK di SMP dan SMA sehingga itulah peluang yang diliat oleh masyarakat dengan harapan besar dapat diterima jadi guru TIK. Gaji guru sekarang kan lumayan bisa mencapai 5 juta kalo + gj sertifikasi. Kalo pendapatan segitu untuk ukuran per tanggal 12 Desember 2009 ini cukup besarlah dibandingkan dengan tukang sablon seperti yang disarankan dalam blog ini. Lagian tukang sablon kan ndak perlu akta IV. Mohon maaf untuk tukang sablonnya jangan tersinggung karena profesi itu yang disarankan disini !!!. Kalo saya sih ndak menyarankan jd tukang sablon tapi tukang setting komputer, lebih bersih pekerjaannya. Atau tukang setting komputer + bos sablon (kan cocoklah sarjana jd bos bukan jd tukang)

Ini sekedar usulan dari otak yang tidak jenius, mudah-mudahan jd pertimbangan dan TP tidak tersinggung.

Saya punya pemikiran jangka pendek kepada jur TP yaitu TP ndak usah dulu susah-susah berjuang sampe ke pusat karena terlalu jauh dan waktunya lama. Cukuplah berjuang ditingkat Undiksaha saja dulu. Bilang sama pak rektor karena TP telah kalah saing dengan S1 TIK dalam mencetak spesialisasi tenaga pendidik khususnya guru TIK, bagaimana sebaiknya ???. Atau apalah bahasanya yang lebih sopan dan pertanyaannya menyangkut esensi permasalahan yang sesungguhnya yang saya tidak tahu tp maksudnya itu. Apakah TP diubah menjadi non kependidikan dulu sehingga magangnya tidak di sekolah tapi di perusahaan sama seperti D3 non kependidikan. Sementara S1 TIK tetap magang disekolah mengajar TIK dan asli menjadi guru TIK. Dengan kejelasan seperti itu masyarakat bisa memilih, kalo mau jadi guru kuliah di S1 TIK Undiksha, kalo mau jadi profesional sesuai konsentasi yang ditawarkan TP apakah jd fotografer, penyiar radio atau yang lainnya kuliahlah di TP Undiksha. Dengan begitu mungkin tidak perlu sampai 2 tahun menahan nafas karena bom waktu permasalahan pasti menanti karena kegamangan ini.

Dalam jangka panjang, memang sangat diperlukan perjuangan TP agar ada formasi penerimaan CPNS dari jur TP seperti yang diharapkan oleh alumni. Setidaknya perjuangan di tingkat Pemda Buleleng lah, karena itu yang terdekat. Apakah CPNS TP kependidikan atau non Kependidikan yang diperlukan. Karena kalau tidak salah formasi CPNS kan daerah yang menentukan karena mereka yang tau kebutuhannya apa. PRnya adalah bagaimana biar lulusan TP diperlukan???. Itu PR bagi alumni ataukah PR bagi jurusan atau PR bagi lembaga Undiksha, saya tentu tidak tahu.

Sekedar info, PT Pesona Edu Jakarta dengan pemrograman Flash dan VB katanya (saya jg tidak tahu bhs pemrograman krn penjelasannya singkat dari PT yang bersangkutan) telah berhasil menjadi pemenang dalam proyek penyediaan CD pembelajaran bernilai milyaran rupiah. Semoga ada lulusan TP Undiksha nantinya ikut didalamnya sehingga skali waktu dapat diundang jadi pembicara dalam seminar. Info lebih lanjut lihat webnya.

Terakhir semoga TP tetap bersinar sesuai kodratnya, saya dan mungkin juga masyarakat akan sangat bangga mendengar jikalau nanti salah satu sarjana jebolan TP Undiksha kalau tidak berhasil jadi guru menjadi tokoh dalam mengembangkan teknologi pendidikan yang berbasis ICT. Misalnya menjadi pemenang dalam lomba membuat CD pembelajaran interaktif atau yang lainnya. Kami tunggu prestasi anda semua.

Semoga mendapat solusi yang terbaik. Terima kasih. Horasss..

12 12 2009
undikshatp

sekali lagi antara FTI dan TP di undiksha tidak usah dipertentangkan.
Wong keduanya berbeda. Dari yang berbeda mana mungkin kita bisa melihatnya dengan jernih.
Artinya kalau kita mencari siapa yang baik, atas dasar perbedaan jelas tidak ketemu.
Coba kita renungkan keputusan menpan tentang JFTP.
Kita sudah jelas dimana lahan kita. Jelas sekali.
Coba tengok lagi standar internasional TP juga sudah sangat jelas.
Apa lagi….yang belum pasti dan kita tunggu bersama adalah kapan juklak dan juknis permenpan TP ini keluar.
Kalau ini keluar pemerintah ada dasar yang kuat untuk memberikan formasi TP di lembaga pemerintahan.
Tunggu saja. dan dalam penantian kerjakan swadarma kita masing-masing, banyak berdoa dan banyak sharing dengan jurusan dan alumni.

11 12 2009
aditya antara

SALAM CINTA..

melihat pembicaraan pencinta-pencinta diatas..
saya teringat dengan pesan seorang sahabat ketika hati saya sedang kacau,gelisah dan kalut…
dengan senyum datar ia berkata:

“ketika kita bisa menyalahkan orang lain itu artinya kita butuh pendidikan”
“ketika kita menyalahkan diri sendiri itu artinya pendidikan kita baru dimulai”
“ketika tak ada siapapun yang bisa kita disalahkan, pastilah pendidikan kita sudah diWisuda”

SEMOGA CINTA SELALU DI HATI KITA

15 12 2009
N. Tresna Wijaya

Trima kasih atas penjelasannya, sekarang lewat forum ini mohon dijelaskan perbedaan FTI dan TP sedetail mungkin karena kalo disuruh membaca keputusan Menpan tentang JFTP itu tentu kami memiliki kekurangan dalam menyarikan isinya. Atas dasar penjelasan itu akan saya print out untuk disosialisasikan sama sanak saudara. Yang terpenting lahan yang berbeda yang dimaksud yang mana. Berkaca mata dari yang dilakukan saat ini, gemana kita bisa melihat lahan TP dan FTI berbeda kalau sekali lagi pemagangannya sama. TP disuruh ngajar TIK di kelas demikian juga dengan S1 TIK, trus tamatnya sama sama megang akta mengajar. Tidak bisa dipungkiri bukankah kegiatan magang/PPL adalah garapan awal terjunnya lulusan ke dunia kerja yang sesungguhnya???. Karena itu tidak benar rasanya kalo ada formasi CPNS (bukan guru) tapi yang melamar dari lulusan yang memegang akta mengajar. Kalaupun itu benar paling bersifat kasuistis misalnya seperti tamatan TP yang diterima jadi guru SD di Kab/Kota Negara lalu kemudian di demo sama lulusan D2 PGSD yang merasa lahannya diserobot. Semoga dengan penjelasan TP jelas terlihat sehingga terlihat jelas pula animo masyarakat mau kemana karena tidak ada lagi yang mereka tidak tahu. Terima kasih. Informasi-informasi tentang pengguna lulusan TP terutama di jalur birokrasi sangat diperlukan. Kalo dijalur swasta ga usah krn itu kewajiban yang bersangkutan.

15 12 2009
oka

perbedaan dapat dilihat pada blog ini pada peta kedudukan mata kuliah TP.

18 12 2009
Dozenix Tensei

PEMBERITAHUAN!

Buat temen2 yang mempunyai minat, bekerja/hobi
internetan, dan ulet serta jujur dan bisa bekerja sama dalam sebuah toko,

Kami atas nama Talenta Cyber Computer Singaraja membuka lowongan 2 orang untuk bergabung di warnet kami sebagai, Warnet counter (penjaga warnet) di Talenta Comp (Jln.Sahadewa, Singaraja.Buleleng)
Fasilitas: -Gaji 500rb/bln
-kerja dari jam 8-jm3sore (bisa ditukar ke jam lain) sesuai
keperluan
-Internet Gratis pastinya..
-bekerja santai dan rileks

Harap mengajukan lamaran berupa Photo copy ijazah min.SMA dan KTP/SIM
dan Biodata) ke alamat bersangkutan (kami).
lowongan diprioritaskan pada (pria/wanita)
-umur tidak mengikat
-Memiliki Kemampuan IT yg baik (setidaknya mengerti tentang teknologi komputer dan cara merawatnya)
-Untuk Kontak bagian personalia harap hubungi:
Agung (Menager) : 085237151217
Wira.Spd (Direktur) : 0817341769
-pendaftaran berakhir tgl 28 Desember 2009

Atas Perhatian dan Kerja Samanya Kami Ucapkan Banyak2 Terima Kasih
Suksma…

~HIDUP TP !!~

18 12 2009
Dozenix Tensei

TP (Teknologi Pendidikan)

Saya berkata: Melihat Komentar-komentar diatas dari A-Z, sambil
tersenyum saya nyatakan…

“Okelah Kalo Begitu…”

(^_^)
—————————-hehe…

25 12 2009
ida slamet (TPundiksha)

selamat tahun baru TPundiksha…………..

9 01 2010
sukerta

maju trus Jr TP, tingkap kualitas jurusan kita, satu hal smoga tetap jaya n slalu menjadi idola di masyarakat….

Merdeka……

12 01 2010
didik firmansyah,S.Pd

apa kabar teman-teman,,,,???setelah sekian lama kita tidak jumpa, semoga tetap semangat, teman-temanTP,,jangan pernah menyerah dalam ikut andil di dunia pendidikan karna sudah jelas kita sebagai sarjana pendidikan pasti mampu dan bisa menjadi seorang pendidik, saya hanya ingin berbagi pengalaman, tapi sebelumya saya perkenalkan dulu diri saya, saya Didik firmansyah angkatan TP 2004, saya lulus wisuda baru th 2009, saya ketingalan dengan teman2 yang lain, tapi saya tetap tegar dan berjuan terus untuk mendapatkan gelar S.Pd, akhirnya akhir tahun 2009 saya berhasil menyelesaikan study saya, wlaupn saya harus mempertanggungjawabkan SKRIPSI saya di depan dewan penguji hingga 3 kali, pada saat itu juga akhir tahun ada bukan CPNS untuk seluruh kabupaten di provensi bali, saya mencoba melamar di beberapa daerah, namun hasilnya DITOLAK karena kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan formasi yang dicari, tapi saya tidak patah semangat saya menuju kabupaten jembrana, salah satu kabupaten yg saya kunjungi terakhir hanya 2 yang menerima TP yaitu kab. klungkung dan kab jembrana, tetapi untuk klungkung semua pemegang kartu ujian pelamar TP di tarik dan tdk diperbolehkan ikut ujian dengan alasan kualifikasi pendidikan yang tidak cocok, namun saya salut dengan teman2 yang tetap ikut ujian akhirnya 5 orang dari TP berhasil di klungkung, nah saya dengan sisa waktu hanya 4 Jam langsung menuju kabupaten Jembrana, dan mencoba melamar syukur alhamdulilah saya diterima dan mendapatkan kartu Peserta UJIAN, akhirnya kami ber 6 dari mahasiswa TP berhasil LULUS menjadi seorang CPNS di kabupaten ini termasuk saya,,,trimakasih tuhan,,,dari cerita saya, saya simpulkan terkadang tidak selamanya sesuatu yang formal menjadi dasar kuat untuk menentukan kemana arah kita, tapi bagaiman kita bisa melihat peluang dan kesempatan,,,berjuan terus TP, dan tetap semangat,,,persainmgan selalu ada dalam hidup, jalanin saja,OK,,,,suksesssssssssssss!!!!!

16 01 2010
ADIY

Selama ada niat yang kokoh dan usaha yang kuat, selama itu pula ada jalan menuju alur kesuksesan. janganlah berhenti mencari jalan suksesmu agar nanti KAGAK TERSESAT DIJALAN… ayo semangat TP. semua tergantung dari diri kita n TYME… bersyukurlah ats smua anugrh-nya.. sbb tidak smua bernasib sprti qt… smua org ada derajat perbedaan, berbaurlah dlm perbedaan utk menjadi suatu kesatuan yang saling melengkapi…balancing itu perlu.. berkarmalah dulu lwt yadnya, bru ada phala yang membalas. jgn hanya berpangku tangan dan mengharapkan phala yang tiada karma.. krn itu bukan seorang TPer sejati. ayo bangkit, buktikan dirimu TPer….. evolusi memang memerlukan wktu lama dlm membentuk sebuah karakter dan jati diri untuk dikenal. untuk itu teruslah buktikan kapasitasmu pada dunia… niscaya akan ada solusi yang berorientasi kpd kmajuan…
majulah mahasiswa…ingt MAHASISWA, bukan siswa…he;he
SEMANGATLAH TPer..!!!! Ayo berjuang

17 09 2010
ismet azizi

ini hal sangat bahagia bagi kita semua warga TP ,
semoga dengan adanya berita ini kita akan lebih bersemangat dan tidak dibayang bayangi rasa penasaran dan ketakutan mau jadi apa lulusan TP.
pokok nya kita semua harus tetep semangat serta terus berjuang dan berdoa.
hidup TP.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: