Di halaman ini kami mencoba meneruskan pemikiran Bapak Prof. Dr. Yusufhadi Miarso, M.Sc
yang mana beliu adalah tokoh nasional Teknologi Pendidikan di Indonesia.
Keterbatasan Buku Beliau untuk sampai ke khalayak yang luas, rasanya dapat dijembatani dengan model online.
Dalam pemikiran kami, Beliau dengan pemikirannya sangat luarbiasa. Oleh karena itu pemikiran beliau harus disambung ke khalayak yang luas agar pemahaman akan Teknologi Pendidikan agar lengkap.
Jikalau publik atau yang berkepentingan, tidak mengijinkan kami meneruskan pemikiran beliau tanpa mengubah apapun, kecuali mengutif asli karya beliu untuk ditampilkan di wblog TP ini.
Kami mohon kemana ijin pemuatan ini kami sampaikan.
mohon kiranya dapat disampaikan kepada kami melalui tag komentar dibawah
akhirnya mari sebarkan pemikiran beliau untuk dunia Teknologi Pendidikan
admin |







Kepada beliau (Prof. Yusuf) sendiri.
Trim coba deh tak kontak beliu.
Mohon materi karakteristik pembelajaran berbasis teknologi
Trim Pak Roy, beberapa referenci saya temukan pada buku punyanya : Rory Mc Great
Lengkapnya :
Teknologi online learning
(E-LEARNING)
Rory McGreal, Athabasca Universitas, &
Michael Elliott, mosaik teknologi , Materinya sudah online , saya lupa urlnya, coba googling pak.
Pada Educational Communication and Technology juga ada pembahasan kesana Pak.
pada situs aet.org juga coba aja dibuka urlnya
untuk tahu pemikiran Prof. Yusufhadi Miarso silakan lihat di http://yusufhadi.net
Pemikiran yang muncul pertama kali, yang akhirnya dijadikan pondasi untuk menyongsong masa-masa yang akan datang, kadangkala ada beberapa aspek yang tidak lagi relevan dengan kekinian. Ilmu pengetahuan bukanlah sesuatu yang statis, tetapi sesuatu yang dinamis, selalu mangalami perubahan dari masa ke masa. Bila suatu masa teori tersebut tidak lagi relevan diterapkan pada sekarang ini, maka hendaknya diadakan revisi-revisi. Demikian juga dengan Teknologi Pendidikan harus selalu mengikuti perkembangan masa, sehingga dapat di gunakan (diaplikasikan) secara optimal. Barangkali di terapkan di suatu daerah Teknologi Pendidikan tidak perlu di ubah (terapkan sesuai bidang garapan aslinya) tetapi belum tentu demikian dengan daerah lain. Kita ambil contoh di Bali ini. Jadi perlu dikaji juga pendapat-pendapat yang diajukan oleh ahli lain selain Yusuf Hadi Miarso, terutama yang bertindak sebagai praktisi di lapangan.
Saya pikir jika berbicara tentang teori, tetap kita harus menghargai founding fathernya dari penggas teori itu sendiri, kadang memang ada kondisi dimana teori sudah tidak relevan lagi dengan kondisi kekinian, seiring dengan dinamika peruban sendi-sendi kehidupan. Tapi sebagai salah satu dari masyarakat TP, saya secara pribadi sangat salut dengan hasil pemikiran beliau, sampai saat ini sumber tentang ilmu ke TP-an yang saya pandang sangat terpercaya adalah dari pemikiran beliau. Sekedar informasi bahwa tentang terori TP yang terbaru tahun 2008, dikeluarkan oleh AECT, perlu kita pelajari juga.